| Golongan PNS | Pengatur Muda - Pembina Utama Muda |
| Golongan PPPK | Golongan V - Golongan XIV |
| Pangkat | Serda - Kolonel |
| Materi Pembelajaran | 60% |
| Tugas | 0% |
| Kuis/Ujian | 40% |
| Min. Nilai Lulus | 65% |
Di era transformasi digital yang masif, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Manajemen Komunikasi bukan sekadar alternatif pendidikan, melainkan kebutuhan strategis. Ketika kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi mulai mengambil alih tugas-tugas teknis, kemampuan manusia untuk mengelola pesan dan strategi komunikasi menjadi pembeda utama.
Berikut adalah poin-poin penting mengapa bidang ini sangat krusial saat ini:
AI dapat menghasilkan konten dengan cepat, namun manajemen komunikasi mengajarkan cara mengkurasi, memvalidasi, dan memberikan konteks etis pada konten tersebut. Mahasiswa PJJ dilatih untuk memimpin komunikasi di mana mesin adalah alat, namun empati dan intuisi tetap berada di tangan manusia.
Melalui format PJJ, mahasiswa secara langsung mempraktikkan manajemen komunikasi dalam ekosistem digital. Mereka terbiasa menggunakan platform kolaborasi berbasis awan (cloud), alat manajemen proyek, dan algoritma komunikasi yang menjadi standar di dunia kerja modern yang serba otomatis.
Otomatisasi mungkin bisa menggantikan pengiriman pesan massal, tetapi tidak bisa menggantikan:
Komunikasi Krisis: Menangani sentimen publik yang kompleks.
Negosiasi Strategis: Membangun hubungan interpersonal yang mendalam.
Manajemen Reputasi: Menjaga marwah organisasi di tengah banjir informasi.
Bagikan diklat ini ke teman-temanmu